Aku Mencintaimu

IMG_0165

Kau terlalu indah. Hingga semua tentangmu membuatku jatuh cinta.

Aku mencintaimu.

Entah sudah berapa kali kalimat itu ku ucapkan. Pada diriku sendiri, tentu saja. Mana mungkin gadis lemah dan pemalu sepertiku mampu mengungkapkan kalimat sakti itu kepadamu, kan?

Aku mencintaimu.

Aku menceritakannya pada Bear—Boneka beruang kecil kesayanganku. Dia dengan patuh mendengarkan semua ocehanku tentangmu. Dia tidak pernah mengeluh. Dia diam dan hanya mendengarkan.

Aku mencintaimu.

Aku menceritakannya pada senja. Senja yang selalu menemaniku menghabiskan hari. Aku selalu berbicara padanya tentang kamu. Dan sama seperti Bear, dia diam dan hanya mendengarkan. Tapi terkadang, senja begitu jahat. Dia sudah pergi menghilang saat aku bahkan belum selesai menceritakan kamu. Kamu terlalu luas untuk diceritakan sih! Aku jadi lupa waktu karenanya.

Aku mencintaimu.

Aku mencintai kau dengan kemeja kotak-kotakmu. Aku mencintai kau dengan senyum manismu. Aku mencintai kau dengan tawa bahagiamu. Aku mencintai kau dengan…..

Ah! Entahlah, aku bahkan bingung untuk menyebutkan hal apa saja yang aku cintai darimu. Kau terlalu indah. Hingga semua tentangmu membuatku jatuh cinta.

Aku mencintaimu.

Dan kamu tahu. Besar harapanku. Kamu mengetahuinya.

Dan, besar harapanku pula. Kamu mengatakan,

Aku juga mencintaimu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s