[Review Buku] Dear Nathan

Image result for novel dear nathan

Judul : Dear Nathan

Karya : Erisca Febriani

Penerbit : Best Media

Cetakan Pertama : Maret 2016

ISBN : 978-602-6940-14-8

520 Halaman

“Dia tuh menurut gue jenis berandalan yang punya attitude, jadi kadar kegantengannya bertambah berkali-kali lipat di mata cewek-cewk” —Rahma, hal.77

Berawal dari keterlambatannya masuk sekolah, Salma Alvira—murid baru di SMA Garuda—bertemu dengan seorang pemuda bernama Nathan, atau nama lengkapnya adalah Nathan Januar Prasetyo.

Yah, sebenarnya tema dalam novel ini sangat klise menurut saya, yaitu seorang cowok nakal yang jatuh cinta pada cewek baik-baik. Yap! Nathan adalah cowok nakal yang senangnya membuat kerusuhan. Entah sudah berapa guru yang dibuat pusing karenanya. Sayangnya, tidak ada satupun yang bisa membuat Nathan kapok. Entah itu jeweran, teriakan, pukulan sapu di punggungnya, tidak ada satupun yang bisa membuatnya berhenti untuk buat ulah.

Sementara Salma yang notabene merupakan murid baru di sekolah tersebut, adalah gadis baik-baik. Mencari masalah dengan guru di sekolah merupakan hal yang paling Salma hindari, karena dia memang tidak mau membuat masalah. Benar-benar bertolak belakang dengan Nathan.

“Coba deh sekali-kali kamu main ke hati saya, siapa tahu betah.” —Nathan, hal.183

“Tuh kan. Pasti jawabannya gitu. Emangnya saya ngegelitikin? Kok bikin geli? Oooh tahu, pasti saya udah ngegelitikin hati kamu ya?” —Nathan, hal.260

“Cuma aroma cologne bayi sama minyak telon, tapi kok bisa buat saya deg-degan?” —Nathan, hal.266

Meskipun tema yang diangkat Erisca adalah sesuatu yang klise, namun menurut aku, dia mampu untuk mengajak pembacanya hanyut dalam tulisannya. Karakter Nathan yang nakal sebenarnya sudah menjadi daya tarik buat aku, karena jujur, aku adalah penggemar cowok bad boy—dalam novel—garis keras! Hehe. Aku selalu suka saat dimana karakter si cowok nakal yang petakilan dan yang susah banget diatur itu berubah penurut dan romantis di depan gadis yang dicintainya. Begitu pula dengan Nathan.

Meskipun terdengar konyol, tapi gombalan-gombalan Nathan sukses membuat aku tersenyum-senyum sendiri—jadi ngebayangin kalau Nathan ngomong langsung gitu ke akunya ><

“Meskipun tampang saya berandalan, tapi saya amat sangat menghargai perempuan. Perempuan itu kayak kaca, kalau retak ya bakalan retak seumur hidup dan nggak bakal bisa balik kayak semula. Gimanapun caranya.”—Nathan, hal.95

Dan, ini adalah salah satu nilai plus buat Nathan, kalau menurut aku. Biasanya, setiap aku baca novel dengan karakter cowok nakal, maka karakter tersebut juga pasti merangkap sebagai cowok sok kegantengan alias cowok playboy! Tapi, kita nggak akan temukan hal itu dalam diri Nathan. Nathan adalah sosok cowok yang sangat amat menghargai perempuan. Meskipun dia bergabung dengan anak-anak nakal yang hobinya ngegodain cewek, dia nggak pernah ikutan. Dia cuma ngeliatin temen-temennya sambil geleng-geleng kepala. Bad boy yang punya attitude yah kayak gini!

“Sebenarnya, baik dan buruk sesuatu itu relatif. Kita nggak bisa mutusin sepihak kalau orang yang suka minum-minum, berantem, merokok, dan lain-lain itu buruk. Juga nggak bisa bilang kalau orang yang nggak pernah minum dan melakukan hal di atas ternyata baik.”—Nathan, hal.204

Di dalam novel ini, selain kita bisa tersenyum-senyum senang karena guyonan konyol Nathan dan kawan-kawan, kita juga bisa mendapat nilai moral. Seringkali, kita biasa melihat sesuatu hanya dari tampilan fisiknya. Kita bisa saja mencap orang bertato adalah preman, dan orang yang berpakaian rapih adalah orang baik-baik. Padahal, kita kan tidak tahu bagaimana sifat asli keduanya? Nah, ini adalah pelajaran yang aku ambil banget dari buku ini, karena jujur, aku sendiripun masih sering melakukannya. Terimakasih untuk pesan moralnya, Nath!

Over all, aku suka banget sama buku ini. Puas banget malah! Aku mulai baca Nathan itu dari wattpad, dan sebenernya sempet kecewa saat tahu Authornya memutuskan untuk membukukan Nathan. Berhubung harganya juga lumayan, jadi yah, aku baru bisa membelinya sekarang. Tapi, seriously, ini nggak mengecewakan. Aku yakin, semua yang sudah baca Nathan pasti setuju sama aku ^^

Aku kasih rate 5/5 untuk buku ini.

P.s aku sangat merekomendasikannya kepada kalian-kalian pecinta novel romance garis keras sepertiku. Dan juga, kepada kalian-kalian penggemar karakter cowok nakal, yang lagi-lagi, sepertiku.

Oke, segitu dulu review singkat dariku.

Sampai bertemu di review selanjutnya! ^^

With love,

Regards,

LUNARIALIVA, 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s