[Honest Thought #2] How My Reading and Book Buying Habits

Image result for BOOK

Halo semuanyaaa, kembali lagi sama aku si kecil-sebut saja saya seperti itu yah, karena yeah, aku memang aslinya kecil-sedikit miris sih, tapi itu memang kenyataannya. Aduh!

Nah, di postingan blog kali ini, aku akan membahas, gimana sih kebiasan aku dalam hal membaca dan membeli buku.

Buat temen-temen deket atau orang-orang disekitar aku yang mengenalku di dunia nyata, mereka pasti udah tau banget kalau aku adalah si buku freak banget, apalagi kalau masalah novel. Aku bahkan lebih memilih buat nggak jajan dan justru membeli novel atau buku-buku bacaan yang lain-karena, sumpah deh, aku tuh nggak bisa ngontrol banget kalo buat masalah buku T.T

Oke, mari kita mulai dari yang pertama.

1. Aku hanya membeli buku dari penulis yang sudah terkenal

Sebenernya, kebiasaan aku yang ini adalah sesuatu yang nggak bagus banget. Aku sering banget merasa nggak tertarik sama novel atau buku dengan penulis yang memang aku nggak kenal-meski terkadang aku tetap membeli beberapanya dengan beberapa pertimbangan pula. Makanya, rata-rata, novel atau buku-buku yang aku punya adalah karya penulis-penulis yang sudah nggak asing, seperti Ilana Tan, Orizuka, Winna Effendy, dan lain sebagainya.

Tapi, saran aku sih, buat kalian semua, jangan ngikutin aku yah. Aku saja sekarang lagi berusaha untuk mengurangi hal yang satu ini. Kan nggak baik ngejudge buku dari siapa penulisnya? Nah, makanya, jangan ikutin yah ๐Ÿ™‚

2. Aku lebih sering memilih buku karena cover dan sinopsisnya.

Aku adalah tipe orang yang gampang banget jatuh cinta sama cover buku. Selain melihat siapa penulisnya, sebenarnya yang aku lihat pertama kali adalah cover dan sinopsisnya. Kalau covernya sudah menarik, tapi sinopsisnya nggak menarik, aku nggak jadi beli. Karena sebenernya, kalau menurutku sih kedua hal ini adalah hal yang catchy atau bisa lebih menarik perhatian pembeli.

But, sama seperti yang di atas tadi, kebiasaan aku yang satu ini juga kurang bagus sih. Kan ada tuh istilahnya, don’t judge a book by the cover, dan aku malah sering melakukan itu. Nggak baik banget. Nah, untuk mengatasinya, aku juga membaca sinopsisnya. Terkadang, aku akan tetap membeli bukunya meskipun covernya tidak menarik, karena aku tertarik pada sinopsisnya.

3. Aku nggak mau bukuku lecek!

Aku adalah orang yang over protective banget kalo masalah buku. Ketika ada temanku yang ingin meminjam buku milikku, aku akan selalu bilang, “awas, jangan sampe lecek.” atau “asak rusak yah. jangn dilipat.” dan lain sebagainya. Jujur, sebenarnya ini cukup bikin temen-temen aku kadang gondok juga sih, tapi…itu kan hak aku. Aku adalah orang yang bakalan marah banget kalau sampai buku milikku rusak. Karena, hey, aku aja yang istilahnya ngebeli buku itu bener-bener menjaga dengan baik bukunya, masa mereka yang cuma minjem dengan tega merusaknya sih? Kan nggak enak di aku.

Aku galak loh kalau masalah buku u,u #ditimpukin

4. Mending nggak jajan dari pada nggak beli buku.

Yap. Aku penggila buku banget! Setiap orangtuaku mengirimiku uang bulanan, maka aku bakalan rela nggak jajan apapun sebulan di kampus asalkan bulan itu aku bisa beli buku yang aku pengen. Kalau nggak, aku bakalan rela nabung untuk beli bukunya. Karena orangtuaku selalu menekankan ke aku dan adikku, kalau mau sesuatu yah nabung, atau pake uang sendiri, jangan minta sama mereka. Jadi, yeah, aku pun memilih untuk tidak jajan.

5. Aku kurang suka novel yang kemudian terbit menjadi film.

Entahlah, kalau yang ini, aku juga kurang tahu. Hanya saja, aku selalu kurang suka setiap ada novel yang tiba-tiba diangkat ke layar lebar. Selain karena aku selalu merasa pemerannya nggak cocok, biasanya di film juga ada beberapa part yang memang diganti dan tidak sesuai novel.

Aku lebih suka menggambarkan tokoh-tokoh novel nya hanya dalam imajinasiku, karena aku selalu merasa nggak pernah ada yang pas buat jadi pemerannya. Aku pernah mencoba untuk nonton sekali, salah satu novel favourite ku yang difilmkan, dan aku langsung kecewa. Aku kurang sreg sama pemainnya. Dan, yeah, sejak saat itu aku nggak pernah lagi memaksa untuk nonton novel-novel yang di filmkan-kecuali kalau memang aku belum pernah membaca novel itu sebelumnya, atau karena novel itu bergenre fantasy yang luar biasa [ex : Harry Potter].

6. Genre novel favourite-ku adalah Romance!

Aku paling seneng sama genre yang romance dan bercerita tentang anak sekolah atau kampus. Karena, aku lebih bisa ngerasa aja gitu feel-nya, karena yah, aku juga masih anak kuliahan wkwk. Dan aku juga seneng banget sama kisah-kisah nyeleneh khas anak muda yang manis dan menggemaskan. Karena itu seru banget buat dibaca.

Tapi, aku juga sering membaca novel yang bergenre Thriller [ex : Holly Mother], atau genre fantasy [ex : Percy Jackson, Harry Potter].

Jadi, intinya, meskipun aku begitu menyukai romance, tapi itu nggak menutup kemungkinan aku buat baca genre yang lain.

7. Karakter Favourite : Bad Boy!

Hm, meskipun aslinya aku NGGAK PERNAH menemukan sosok atau karakter bad boy versi fiksi di dunia nyata, tapi karakter inilah yang paling aku suka. Rata-rata, novel milikku menceritakan tentang kisah seorang badboy.

Aku suka karakter ini karena, yah mereka memang nakal, but…he can be so kind to the girl that he loves. Dan, aku suka banget karakter yang kayak gini. Dia bisa galak, sangar, pembuat onar, tukang cari masalah, tapi dia selalu bisa menunjukkan kasih sayangnya ke orang yang dia suka. Dan, Oh! Jangan lupakan sikap lembut mereka yang sering banget bikin aku senyam-senyum sendiri pas baca ><

8. Membaca buku sambil mendengarkan musik

Biasanya, ketika aku sedang membaca buku, baik novel ataupun seperti buku pelajaran, aku akan memilih menyendiri [contohnya di kamar, atau perpustakaan], pokoknya di tempat-tempat dimana aku bisa merasa tenang.

Lalu, selain tempat yang tenang, aku juga akan mendengarkan musik-musik intrument yang lembut, atau bisa juga sebuah lagu yang ku kira pas untukku saat ini.

Oh iya, selain dalam membaca, hal ini juga ku lakukan saat aku sedang menulis atau membuat sebuah cerita. Karena biasanya, aku lebih mudah terinspirasi dari nada -nada di dalam sebuah lagu ^^

 

***

Dannnnnn….

Oke, segitu dulu ceritaku mengenai bagaimana tingkahku saat membaca dan membeli buku. Aku tahu nggak semua tingkahku ini bagus, tapi bukankah setiap orang berhak memilih bagaimana ia harus bersikap? ๐Ÿ™‚

Kalian juga pasti punya kebiasaan kan dalam membaca dan membeli buku. Apakah ada yang sama sepertiku? Atau justru ada yang berbeda? Ayo ayo, tulis di kolom komentar yah ๐Ÿ˜‰

With love,

Regards,

LUNARIALIVA, 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s