Merindu

img_7997

Karena keenggananku untuk mengungkap,

Biarlah aku merindumu sepuasku.

Bagiku, cinta bukanlah sesuatu yang mudah untuk ku ungkapkan. Perasaan itu lebih susah untuk kutunjukkan pada siapapun. Pada kedua orangtuaku, pada sahabat-sahabatku, aku cenderung tidak menunjukkan rasa cinta secara langsung.

Termasuk saat ini.

Saat perasaan asing ini mengusikku. Saat degup jantungku enggan berhenti hanya karena kau tersenyum. Saat aku merasa ribuan kupu-kupu tak kasat mata itu menggelitik perutku. Saat aku merasa gugup.

Saat cinta datang.

Cinta si paling ulung yang berhasil menyelinap merasuki diam-diam. Cinta yang entah sejak kapan sudah mulai tumbuh dan bersemanyam di hatiku. Cinta yang membuatku resah ketika tak melihatmu di sekitarku. Cinta yang membuatku ingin selalu melihat senyummu.

Dan, cinta yang membuatku rindu.

Ah! Sungguh akan sangat menyenangkan sekali rasanya kalau cintaku bisa dengan mudah kuungkap dan kutunjukkan padamu. Dan, akan lebih menyenangkan lagi kalau kau bersedia menerimanya dengan senang hati. Mungkin, aku akan menjadi gadis paling bahagia di dunia ini.

Tapi, sayangnya aku bukan gadis seperti itu.

Aku lebih mirip pecundang aneh yang enggan untuk mengungkap perasaannnya, dan hanya ingin memperhatikanmu dari tempat paling jauh yang bisa kau lihat. Setidaknya, aku sudah merasa senang dengan itu, meskipun itu membuatku, ehm…..sakit, mungkin?

Tapi,

Karena keenggananku untuk mengungkap, biarlah aku merindumu sepuasku.

Meski hanya aku yang merasakan betapa aku merindu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s